SD Muhammadiyah (SDM) Tamanagung, Muntilan mengikuti akreditasi sekolah 2008 yang digelar di Kampus SDM Tamanagung di Jumbleng, Tamanagung, Muntilan, Rabu (9/4) lalu. Penilaian akreditasi sekolah dilakukan oleh Tim Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAPSM) Provinsi Jawa Tengah.

Proses akreditasi sekolah sebenarnya sudah dilakukan sejak Januari 2008 lalu. Awalnya, pihak sekolah menerima edaran Instrumen Evaluasi Diri (IED). “Paling tidak ada sembilan komponen dinilai dalam akreditasi. Poin-poin yang ada dalam IED tersebut kemudian diisi dan setelah itu, pihak BAPSM melalukan pengecekan terhadap poin yang telah telah diisi tersebut,” kata Kepala Sekolah SDM Tamanagung Alfiah Nuraini.

Akreditasi tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan sekolah dalam menggelar pendidikan yang berdasarkan standar pendidikan nasional. Selain itu, akreditasi tersebut juga bertujuan adanya peningkatan kelayakan pendidikan dan adanya rekomendasi penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan di SDM Tamanagung.

Tim BAPSM yang melakukan penilaian terhadap SDM Tamanagung, tidak hanya mengecek sarana dan prasarana fisik saja. Namun, penilaian juga dilakukan terhadap administrasi dan keuangan SD. Sebelum, proses penilaian dilakukan, Tim BAPSM disuguhi hiburan rebana dari tim ekstrakulikuler rebana SDM Tamanagung.

“Banyak instrumen yang dinilai dalam akreditasi kali ini. Sarana fisik sekolah memang dinilai, namun instrumen lain seperti administrasi dan keuangan juga ikut dicek. Jadi penilaian yang dilakukan memang sangat komprehensif,” ungkap Alfiah.

Dia mengatakan, dari penilaian akreditasi yang dilakukan, hasilnya cukup memuaskan. Sebelum akreditasi tahun 2008 dilakukan, SDM Tamanagung telah meraih akreditasi A yang diraih sejak 2003/2004. “Hasil akreditasi kali ini akan menjadi cambuk bagi kami untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak hanya untuk meraih akreditasi yang semakin baik, tapi yang utama ikut berperan dalam proses mencerdaskan bangsa,” pungkas Alfiah.