You are currently browsing the category archive for the 'ekstrakulikuler' category.
Budaya rebana yang telah mengakar di Indonesia sudah selayaknya dilestarikan. Buk
an hanya karena budaya rebana memiliki unsur musikalitas di dalamnya, namun ada unsur religius dan pesan moral yang disampaikan.
SD Muhammadiyah Tamanagung memiliki ekstrakulikuler rebana yang bisa menjadi ajang bagi siswa/siswi untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam bermusik yang disertai nuansa religius. Dipilihnya ekstrakulikuler rebana menjadi salah satu ekstrakulikuler di SD Muhammadiyah Tamanagung bukan tanpa alasan. Rebana merupakan salah satu kegiatan yang sarat makna karena selain melatih siswa/siswi dalam bermusik, namun adanya nuansa religius dalam rebana sehingga cocok bagi anak-anak yang tidak hanya mahir dalam bermusik, namun juga peningkatan kadar keimanan dan ketaqwaan.
Ekstrakulikuler rebana yang dibimbing Zawawi telah memiliki satu set alat rebana lengkap. Kegiatan ekstrakulikuler ini bukan merupakan ekstrakulikuler yang wajib diikuti siswa/siswi. Namun, karena prestasi ek
strakulikuler rebana SD Muhammadiyah Tamanagung yang cukup baik sehingga banyak siswa/siswi tertarik untuk mengikuti ekstrakulikuler ini. Kegiatan ini bisa diikuti siswa/siswi kelas IV dan V.
Beberapa prestasi yang diraih tim rebana SD Muhammadiyah Tamanagung adalah Juara III Seni Rebana tingkat Kecamatan Muntilan, Magelang tahun 2007/2008. Selain meraih prestasi, tim rebana SD Muhammadiyah Tamanagung juga sering diundang untuk mengisi berbagai kegiatan yang digelar Muhammadiyah atau instansi lainnya di Muntilan pada khususnya atau Magelang pada umumnya.
Seni tari merupakan salah satu jenis budaya yang sangat lama dan tidak peka oleh jaman. Diakui atau tidak, seni tari merupakan salah satu wujud dari ekspresi manusia terhadap lingkungan dan kehidupan. Nilai-nilai kehidupan yang ada dalam masyarakat dapat dituangkan dalam keindahan tarian.
Seni tari yang diberikan kepada anak-anak tidak hanya bisa mengengambangkan kreativitas anak, namun juga bisa menjadi wujud ekspresi anak dalam menjalani kehidupan. Hal inilah menjadi dasar SD Muhammadiyah Tamanagung menyelenggarakan ekstrakulikuler seni tari.
Eksrakulikuler seni tari dapat diikuti siswa/siswi kelas I-V dan bukan merupakan ekstrakulikuler wajib. Seni tari tidak hanya melatih tubuh untuk mengikuti alunan musik dalam tarian, namun juga meliaht siswa/siswi meresapi nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah tarian, nilai-nilai budaya yang tidak hanya baik, namun juga penting ditanamkan kepada anak-anak.
Kegiatan ini dibimbing oleh Basuki dan latihan dilakukan tiap hari Rabu sehingga anak
-anak bisa menerima pelajaran seni tari secara rutin dan kontinyu. Melalui seni tari, siswa/siswi tidak hanya bisa mengekspesikan diri mereka melalui sebuah tarian, namun juga belajar untuk menghargai dan melesatarikan budaya bangsa.
Ekstrakulikuler seni tari SD Muhammadiyah Tamanagung telah meraih sejumlah prestasi di antaranya Juara Harapan I Seni Tari Putra dalam Kanijar SD se-Kecamatan Muntilan Tahun 2007/2008 atas nama siswa Muhammad Abdul Kodir dan Ganni Rahmana dan Juara II Seni Tari Putra dalam Kanijar SD se-Kecamatan Muntilan Tahun 2007/2008 atas nama siswa Bayu Ajimas Solikhin dan Abdulah Musa.
Pengembangan potensi anak-anak dan kreativitas tidak hanya dapat dilakukan di dalam ruang kelas saat proses belajar mengajar dilakukan. Pengembangan kreativitas anak juga dapat dilakukan di luar kelas dengan penggalian minat dan bakat anak-anak terhadap suatu bidang ketrampilan tertentu.
Salah satu bidang pengembangan potensi dan kreativitas anak adalah
melalui seni lukis. Hal ini dilakukan karena melalui seni lukis, anak-anak tidak hanya belajar mengembangkan kreativitas, namun juga bisa belajar mengungkapkan perasaan dan pikiran yang dimiliki dalam sebuah lukisan.
Keberadaan ekstrakulikuler seni lukis di SD Muhammadiyah Tamanagung diharapkan bisa menggali potensi siswa/siswi dalam bidang seni lukis dan mengasah siswa/siswi menuangkan perasaan dan pikiran dalam lukisan. Bahkan, siswa/siswi akan diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya dan kondisi masyarakat yang ada saat ini untuk kemudian dituangkan dalam sebuah lukisan.
Ekstrakulikuler seni lukis merupakan ekstrakulikuler yang wajib diikuti siswa/siswi kelas I-VI. Ekstrakulikuler ini diwajibkan bagi semua siswa SD Muhammadiyah Tamanagung dengan tujuan anak-anak bisa mengekspresikan diri mereka melalui sebuah karya lukisan.
Materi yang diberikan dalam ekstrakulikuler seni lukis meliputi materi teori dan praktik. Siswa/siswi tidak hanya diminta untuk belajar melukis, namun juga menggambar ataupun memilih warna yang tepat untuk dituangkan dalam karya lukisan. Bahkan, siswa/siswi juga diminta mengenal ciri-ciri khusus warna sehingga karya yang dihasilkan akan lebih sempurna.
Ekstrakulikuler yang dibimbing Puryono SPd ini telah menorehkan sejumlah prestasi di antaranya Nominator IV Lomba Lukis dalam Promosi Peningkatan Minat Budaya Baca Masyarakat Kabupaten Magelang Tahun 2007 atas nama siswi Fatimah Az Zahra’ dan Nominator VII Lomba Lukis dalam Promosi Peningkatan Minat Budaya Baca Masyarakat Kabupaten Magelang Tahun 2007 atas nama siswa Muhammad Mas’ud. Selain itu, juga Juara Harapan I Seni Lukis dalam Kanijar SD se-Kecamatan Muntilan Tahun 2007/2008 atas nama siswi Fatimah Az Zahra’.

Abad 21 ditandai dengan perkembangan teknologi informasi (TI) yang sangat pesat sehingga menuntut adanya sumber daya manusia (SDM) yang melek teknologi. Perkembangan TI yang sangat pesat menjadikan sekat-sekat batas negara menjadi semakin tipis sehingga mau tidak mau manusia yang ada saat ini harus siap menghadapi arus globalisasi.
Pengenalan TI kepada anak-anak sejak dini dinilai penting karena tidak hanya akan menambah pengetahuan anak-anak terhadap dunia TI, namun bisa menjadi bekal anak-anak dalam menghadapi globalisasi dan tantangan zaman yang semakin modern.
Atas dasar itulah, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Tamanagung menyelenggarakan ekstrakulikuler komputer. Pengenalan komputer sejak dini kepada siswa-siswi menjadi salah satu komponen penting dalam menyiapkan siswa/siswi untuk menghadapi perkembangan TI yang semakin pesat serta globalisasi yang menuntut SDM melek terknologi informasi.
Materi yang disampaikan kepada siswa/siswi dalam ekstrakulikuler komputer meliputi dasar-dasar pengenalan komputer baik teori dan praktik. Dari pengenalan komputer kepada siswa ini diharapkan, siswa bisa mengenal komputer dan mengoperasikannya dengan baik. Selain itu, dalam ekstrakulikuler ini siswa juga diajak untuk mengembangkan kreativitasnya melalui berbagai software komputer yang ada sehingga selain bisa mengoperasikan komputer, siswa/siswi juga bisa berkreasi melalui komputer.
Laboratorium komputer yang dimiliki SD Muhammadiyah Tamanagung memiliki 10 unit komputer yang digunakan siswa/siswi untuk mengikuti ekstrakulikuler komputer. Saat ini laboratorium komputer SD Muhammadiyah Tamanagung memang belum bisa digunakan untuk koneksi internet, namun proses pengembangan laboratorium komputer mulitimedia yang bisa digunakan untuk koneksi internet masih terus dilakukan. Hal ini dilakukan agar semakin membuka carkawala siswa dan adanya proses pembelajaran siswa dengan koneksi internet.
Ekstrakulikuler komputer ini merupakan ekstrakulikuler wajib bagi siswa/siswi kelas III-VI. Dalam satu pekan, siswa/siswi mendapatkan materi tentang komputer dengan porsi 30% teori dan 70% praktik. Lebih
banyaknya porsi praktik dilakukan agar siswa/siswi bisa mengaplikasikan teori yang diperolehnya. Ekstrakulikuler komputer yang digelar SD Muhammadiyah Tamanagung dengan pembimbing Nur Muhammad Taufik telah terbukti berhasil menghasilkan siswa/siswi melek teknologi dengan diraihnya Juara II lomba komputer dalam Kanijar SD se-Kecamatan Muntilan Tahun 2007/2008 atas nama siswa Rofid Nabhan Nur.
Dengan adanya laboratotium komputer di SD Muhammadiyah Tamanagung diharapkan siswa/siswi tidak hanya sukses dalam bidang akademik saja, namun juga memiliki ketrampilan mengperasikan komputer sehingga lebih siap dalam menghadapi globalisasi.
Olahraga pencak silat sudah dikenal sebagai olahraga warisan nenek moyang dan olahraga asli Indonesia. Olahraga ini tidak hanya memberikan olah fisik saja, namun juga olah rasa sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam pencak silat, tidak hanya menjadikan tubuh sehat, namun juga menjadikan mental semakin kuat.
Sebagai sebuah sekolah yang di
bawah Muhammadiyah, maka olahraga pencak silat yaitu ditawarkan dalam ekstrakulikuler adalah Tapak Suci. Tapak Suci sudah menjadi olahraga pencak silat khas Muhammadiyah sehingga olahraga ini juga dijadikan ekstrakulikuler di SD Muhammadiyah Tamanagung.
Ekstrakulikuler Tapak Suci merupakan ekstrakulikuler wajib bagi siswa/siswi kelas IV-VI. Melalui kegiatan Tapak Suci, siswa/siswi dilatih berbagai gerakan dasar dalam pencak silat dan juga pembangunan mental sejak dini. Kegiatan ini dilatih oleh Khoirudin.
Latihan Tapak Suci tidak hanya dilakukan di lingkungan SD Muhammadiyah Tamanagung saja, namun juga di lokasi luar seperti mengikuti long march atau mengirimkan atlit untuk kejuaraan pencak silat. Salah satu prestasi terbaik dari ekstrakulikuler Tapak Suci SD Muhammadiyah Tamanagung adalah menjadi Juara Uumum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci PDM Cup I Kabupaten Magelang Tahun 2008.
Prestasi akademik siswa/siswi dan berkembangnya potensi dan kreativitas anak-anak tidak menjadi satu-satunya tujuan pendidikan di SD Muhammadiyah Tamanagung. Namun, tujuan yang utama dari proses pendidikan di SD Muhammadiyah Tamanagung adalah lahirnya generasi Islam yang berlandaskan iman dan taqwa terhadap Allah SWT.
Adanya landasan iman dan taqwa kepada Allah diharapkan bisa menjadi kunci sukses siswa/siswi SD Muhammadiyah Tamanagung karena jika hanya mengandalkan prestasi akademik, maka kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan juga belum sempurna. Dengan kondisi semacam itu, maka SD Muhammadiyah Tamanagung menyelenggarakan ekstrakulikuler madrasah diniyah (Madin).
Madin ini merupakan ekstrakulikuler yang hampir mirip dengan proses belajar mengajar pada umumnya, namun materi yang disampaikan lebih fokus pada materi Al Islam. Dalam era modernisasi dan globalisasi, sekolah jenis Madin ini mulai ditinggalkan dan kesampingkan. Namun, bagi SD Muhammadiyah Tamanagung, Madin tidak hanya menjadi pendukung bagi kegiatan akademik. Bahkan, Madin sudah menjadi komponen utama dalam proses belajar mengajar di SD Muhammadiyah Tamanagung.
Ekstrakulikuler Madin ini sudah dijadikan penopang utama proses pembelajaran di SD Muhammadiyah Tamanagung sebab yang paling utama dari proses yang dilakukan di SD Muhammadiyah Tamanagung adalah terciptanya generasi baru yang tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik dan kreatif, namun juga generasi yang beriman dan bertaqwa pada Allah SWT.
Ekstrakulikuler Madin merupaka ekstra wajib bagi siswa/siswi kelas IV dan V. Ekstrakulukuler ini diberikan selama empat hari dalam satu pekan (Senin-Kamis) dan dilakukan setelah siswa selesai mengikuti pembelajaran (Madin dimulai 13.30 WIB-15.00 WIB). Materi yang disampaikan berkaitan dengan Al Islam yaitu Ibadah Syariah, Bahasa Arab, Qur’an & Hadist, Sejarah Kebudayaan Islam hingga Aqidah dan Akhlak.
Berbagai prestasi telah diraih ekstrakulikuler Madin di antaranya adalah Juara Umum Perkemahaan Madin se-Kabupaten Magelang 2007/2008 di Ponpes Tidar, Magelang dan Juara II lomba PAI dan BTQ putra dalam Lomba Mapel dan Seni Islam ke-10 Siswa SD se-Kecamatan Muntilan Tahun 2007 atas nama siswa Bayu Ajimas Sholikhin.
Kegiatan kepramukaan telah diakui menjadi salah satu ajang untuk melatih kedisplinan dan sosialisasi nilai-nilai kemanusiaan (humanisme). Kegiatan Pramuka juga telah dikenal sebagai salah satu kegiatan yang mengajarkan orang untuk lebih mencintai alam dan lingkungan hidup.
Penanaman nilai-nilai kemanusiaan di era yang semakin mengglobal menjadi waijb hukumnya, agar anak-anak juga lebih memiliki kepekaan hidup serta mencintai sesama dan lingkungan.
Melalui kegiatan Pramuka, anak-anak dilatih untuk mencintai sesama dan lingkungan, selain tentunya memupuk rasa nasionalisme. Kegiatan Pramuka yang digelar di SD Muhammadiyah Tamanagung digelar satu kali dalam satu pekan (tiap Jumat) dan ekstrakulikuler Pramukan merupakan
kegiatan yang wajib diikuti siswa/siswi kelas III-V.
Di bawah bimbingan Abdul Hari, ekstrakulikuler Pramuka SD Muhammadiyah Tamanagung tidak hanya monoton dilakukan di sekolahan. Namun, ada kalanya siswa/siswi diajak untuk berpetualang dan mengikuti kegiatan luar lainnya, seperti perkemahan sabtu minggu (Persami) hingga perlombaan Pramuka di berbagai tingkat. Kegiatan-kegiatan yang diikuti siswa/siswi dalam Kepramukaan, tidak hanya dimaksudkan untuk melatih kedisiplinan, namun juga kemandirian dan kerjasama dengan orang lain.
Selama ini, ekstrakulikuler Pramuka SD Muhammadiyah Tamanagung telah menorehkan sejumlah prestasi di antaranya Juara III Perkemahan Pramuka Kwaran Muntilan tahun 2006/2007 atas nama regu putri dan Juara Harapan I Perkemahan Pramuka Kwaran Muntilan tahun 2006/2007 atas nama regu putra.
Sebagai sekolah yang berlandaskan nilai-nilai Keislaman, SD Muhammadiyah Tamanagung tidak hanya menonjolkan kegiatan-kegiatan akademis dan pengembangan kreativitas siswa/siswi semata, namun pengembangan kegiatan Keislaman juga menjadi salah satu fokus kegiatan di sekolah ini.
Atas dasar itu pula, SD Muhammadiyah Tamanagung menggelar ekstrakulikuler Qiro’ah. Ekstrakulikuler ini tidak hanya melatih siswa/siswi untuk membaca Al Qur’an saja, namun juga melatih siswa/siswi dalam melafalkan bacaan Al Qu’ran dengan baik dan benar.
Ekstrakulikuler ini dibimbing oleh Zawawi dan bukan merupakan ekstrakulikuler wajib. Siswa/siswi yang dapat mengikuti ekstrakulikuler ini adalah siswa/siswi kelas III dan IV. Meskipun bukan ekstrakulikuler waijb, namun ekstrakulikuler ini juga diminati banyak siswa/siswi. Diharapkan adanya ekstrakulikuler ini siswa/siswi tidak hanya bisa melafalkan bacaan Al Qur’an dengan baik dan benar, namun juga bisa mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.


Komentar Tentang Kami