You are currently browsing the category archive for the 'berita' category.
SD Muhammadiyah Tamanagung membuka pendaftaran siswa-siswi baru tahun ajaran 2008/2009. Pendaftaran siswa/siswi baru SD Muhammadiyah Tamanagung dimulai 26 Mei 2008 – 26 Juni 2008.
Syarat Pendaftaran
- Fotokopi ijazah TK
- Pas foto terbaru hitam putih ukuran 3×4 sebanyak dua lembar
- Usia minimal enam tahun per-1 Juli 2008 dengan menyerahkan fotokopi akta kelahiran
Prosedur Pendaftaran
- Mengambil formulir pendaftaran
- Mengisi formulir pendaftaran
- Menyerahkan formulir pendaftaran dan dilengkapi dengan syarat-syarat yang ditentukan
- Mengikuti seleksi masuk pada hari Sabtu, 28 Juni 2008 di Kampus SD Muhammadiyah Tamanagung
Pengumuman Seleksi
Pengumuman seleksi masuk SD Muhammadiyah Tamanagung akan diumumkan pada hari Senin, 1 Juli 2008. Hasil pengumuman akan ditempel di Kampus SD Muhammadiyah Tamanagung dan di blog SD Muhammadiyah Tamanagung: sdmtamanagung.wordpress.com
Daftar Ulang
Bagi peserta didik yang telah diterima segera melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 1-5 Juli 2008 dengan syarat:
- Mengambil berkas daftar ulang dengan menyerahkan kartu tes
- Menyelesaikan administrasi keuangan
Tim Nasyid dan Rebana Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) Tamanagung tampil dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Play Group Aisyiyah Tamanagung di kompleks Taman Kanak-kanan (TK) Aisiyah Tamanagung di Jumbleng, Tamanagung, Jumat (25/4).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Magelang Drs Ngadri Budiono dan KH Sunardi Sahuri dari Jogjakarta. Selain itu, kegiatan yang juga dimaksudkan untuk penggalangan dana pembangunan play group tersebut juga dihadiri lebih dari 1.000 orang.
Sebelum acara penggalangan dana dan pengajian yang diisi oleh KH Sunardi Sahuri dilakukan, sejumlah acara hiburan ditampilkan termasuk hiburan nasyid dan rebana SDM Tamanagung. Dalam acara tersebut, tim nasyid dan rebana SDM Tamanagung tampil apik dan memukau sehingga mendapat sambutan meriah. Selama ini, tim rebana SDM Tamanagung telah dipercaya untuk mengiri berbagai kegiatan yang digelar, baik di daerah Muntilan pada khususnya atau Magelang pada umumnya.
Sedangkan, KH Sunardi Sahuri berharap pendirian play group tersebut bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Diknas Magelang Drs Ngadri Budiono. Dia berharap dengan berdirinya play group tersebut bisa semakin meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di masa yang akan datang.
Dalam kegiatan tersebut, dana yang terkumpul untuk pembangunan play group mencapai lebih dari Rp 34 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan play group Aisiyah Tamanagung yang lokasinya tepat berdampingan dengan TK Aisiyah Tamanagung.

Siswa-siswi kelas IV dan V Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) Tamanagung mengikuti outdoor class ke Jogjakarta, Selasa (22/4) lalu. Outdoor class ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan siswa dan mempekuat ilmu yang telah didapat di kelas.
Dalam outdoor class ini siswa kelas IV dan V didampingi sejumlah guru SDM Tamanagung mengunjungi beberapa objek wisata di Jogjakarta yaitu Monumen Jogja Kembali (Monjali), Keraton Jogjakarta, Taman Pintar dan Museum Dirgantara. Dipilihnya empat objek wisata tersebut karena selain ada unsur rekreasinya, namun juga ada unsur pengetahuan di objek wisata tersebut.
Kunjungan pertama dilakukan di Monjali. Di monumen tersebut, siswa/siswi diajak untuk melihat berbagai materi yang ada di monumen tersebut. Selain itu, siswa/siswi juga mendapat penjelasan dari pengelola Monjali mengenai berbagai materi yang ada di monumen tersebut.
Selama melakukan kunjungan di Monjali, siswa/siswi terlihat sangat antusias. Siswa/siswi diajak untuk melihat bagaimana bangsa Indonesia berjuang untuk mempertahankan kemerdekaannya salah satunya melalui Serangan Umum 1 Maret. Kunjungan ke Monjali dinilai sangat penting karena bisa mensinkronkan antara materi yang didapat di dalam kelas dengan materi yang ada di monumen tersebut sehingga akan semakin memperkaya wawasan siswa.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Keraton Jogjakarta. Di dalam keraton, siswa/siswi dipandu untuk melihat keraton lebih dekat serta bisa melihat kegiatan para abdi dalem keraton yang sedang melakukan aktivitas. Dari kunjungan ke keraton ini diharapkan siswa/siswi dapat semakin mencintai budaya sendiri, termasuk budaya Jawa serta nguri-uri kebudayaan para pendahulu.
Setelah berkeliling ke Keraton Jogjakarta, siswa/siswi kemudian diajak menuju Taman Pintar yang lokasinya tidak jauh dari keraton. Di Taman Pintar, siswa/siswi tidak hanya diajak untuk bermain di area permainan yang tersedia di Taman Pintar. Namun, siswa juga diajak menuju sejumlah stan pengetahuan yang ada di Taman Pintar seperti Ruang Multimedia hingga Rumah Gempa.
Kunjungan terakhir dilakukan di Museum Dirgantara. Di museum tersebut, siswa diajak untuk melihat berbagai pesawat terbang hingga sejarah penemuan pesata terbang. Dari semua kunjungan dalam outdoor class tersebut, siswa diharapkan dapat menambah pegetahuan dan wawasan selain dari ilmu yang telha diperoleh di ruang kelas.
“Setelah outdoor class ini selesai, semua siswa diminta membuat sebuah tulisan tentang kunjungan yang telah dilakukan sehingga apa yang telah diperoleh selama kegiatan tersebut bisa menambah pengetahuan dan wawasan siswa,” kata Kepala Sekolah SDM Tamanagung Alfiah Nuraini.
Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) Tamanagung siap menghadapi ujian akhir sekolah (UAS) berstandar nasional (BN) yang akan digelar Mei mendatang. Hal ini didasarkan pada hasil uji coba (Uco) UAS BN tingkat Kabupaten Magelang yang digelar Senin-Rabu (14-16/4) lalu di Kampus I SDM Tamanagung di Jumbleng, Tamanagung, Muntilan, Magelang.
“Hasil dari Uco kabupaten ini cukup memuaskan sehingga kami yakin siswa-siswi kelas VI yang dalam waktu dekat ini akan mengikuti UAS BN dapat meraih hasil yang baik,” kata Kepala Sekolah SDM Tamanagung Alfiah Nuraini.
Dia mengatakan, sebelum mengikuti kegiatan Uco kabupaten, siswa/sisswi kelas VI juga telah mengikuti Uco tingkat Kecamatan Muntilan dan berbagai uji coba UAS BN lainnya. Dia menambahkan, dari Uco yang digelar, hasilnya selalu menunjukkan peningkatan sehingga pihaknya yakin siswa/siswi akan meraih hasil maksimal dalam UAS BN tahun pelajaran 2007/2008.
Alfiah mengatakan, selain mengikuti Uco, siswa/siswi kelas VI juga diberi materi pelajaran tambahan menjelang UAS BN sehingga akan semakin mantap saat mengikuti UAS BN. Dia menambahkan, dengan semua persiapan yang telah dilakukan selama ini, pihaknya berharap hasil yang baik dari UAS BN tahun ini di SDM Tamanagung.
“Hasil Uco kemarin di atas target sehingga kami berharap siswa/siswi kelas VI benar-benar siap menghadapi UAS BN. Selain memberi materi tambahan, kami juga mengajak siswa/siswi kelas VI lebih medekatkan diri kepada Allah SWT menjelang UAS BN,” ungkap dia.
Dalam UAS tahun lalu, SDM Tamanagung meraih rangking V tingkat Kecamatan Muntilan dan semua siswa/siswi berhasil lulus 100%.
SD Muhammadiyah (SDM) Tamanagung, Muntilan mengikuti akreditasi sekolah 2008 yang digelar di Kampus SDM Tamanagung di Jumbleng, Tamanagung, Muntilan, Rabu (9/4) lalu. Penilaian akreditasi sekolah dilakukan oleh Tim Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah (BAPSM) Provinsi Jawa Tengah.
Proses akreditasi sekolah sebenarnya sudah dilakukan sejak Januari 2008 lalu. Awalnya, pihak sekolah menerima edaran Instrumen Evaluasi Diri (IED). “Paling tidak ada sembilan komponen dinilai dalam akreditasi. Poin-poin yang ada dalam IED tersebut kemudian diisi dan setelah itu, pihak BAPSM melalukan pengecekan terhadap poin yang telah telah diisi tersebut,” kata Kepala Sekolah SDM Tamanagung Alfiah Nuraini.
Akreditasi tersebut dilakukan untuk menilai kelayakan sekolah dalam menggelar pendidikan yang berdasarkan standar pendidikan nasional. Selain itu, akreditasi tersebut juga bertujuan adanya peningkatan kelayakan pendidikan dan adanya rekomendasi penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan di SDM Tamanagung.
Tim BAPSM yang melakukan penilaian terhadap SDM Tamanagung, tidak hanya mengecek sarana dan prasarana fisik saja. Namun, penilaian juga dilakukan terhadap administrasi dan keuangan SD. Sebelum, proses penilaian dilakukan, Tim BAPSM disuguhi hiburan rebana dari tim ekstrakulikuler rebana SDM Tamanagung.
“Banyak instrumen yang dinilai dalam akreditasi kali ini. Sarana fisik sekolah memang dinilai, namun instrumen lain seperti administrasi dan keuangan juga ikut dicek. Jadi penilaian yang dilakukan memang sangat komprehensif,” ungkap Alfiah.
Dia mengatakan, dari penilaian akreditasi yang dilakukan, hasilnya cukup memuaskan. Sebelum akreditasi tahun 2008 dilakukan, SDM Tamanagung telah meraih akreditasi A yang diraih sejak 2003/2004. “Hasil akreditasi kali ini akan menjadi cambuk bagi kami untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak hanya untuk meraih akreditasi yang semakin baik, tapi yang utama ikut berperan dalam proses mencerdaskan bangsa,” pungkas Alfiah.

Komentar Tentang Kami